Latest News
Tampilkan postingan dengan label kenaikan tarif dasar listrik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kenaikan tarif dasar listrik. Tampilkan semua postingan

RENCANA KENAIKAN TARIF DASAR LISTRIK

Posted by Mixed Fresh Info Kamis, 19 Mei 2011, under , , | 2 komentar
Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) tidak sepakat dengan kenaikan tarif dasar listrik (TDL) yang akan diberlakukan pemerintah tahun depan. "Kenaikan TDL sebesar 10-15 persen itu sangat membebani industri karena angka itu besar sekali artinya. Kalau mau dinaikkan harus semua sektor baik rumah tangga maupun industri sehingga kenaikannya dapat ditekan sampai 3-5 persen," ujar Wakil Ketua Apindo Franky Sibarani ketika dihubungi okezone di Jakarta, Kamis (19/5/2011). Lebih lanjut, ia juga menyatakan jika kebijakan ini jadi dilakukan, membuktikan bahwa pemerintah tidak fokus untuk mendukung industri dalam negeri agar bisa bersaing di pasar global. Selain itu, dengan adanya rencana kenaikan TDL ini, Pemerintah seharusnya malu jika seandainya PLN mengimpor gas bumi dari Iran.

"Di tahun 2009 lalu pemerintah kan sudah menyerahkan pasokan gas dan minyak bumi kepada PLN, tetapi sebagian diambil lagi katanya untuk menaikkan angka listing minyak. Sekarang PLN mau impor, pemerintah harusnya tersinggung," lanjutnya lagi. Padahal, menurutnya Indonesia sedang memikat banyak pihak sehingga investor dari dalam maupun luar negeri tertarik untuk menanamkan modalnya di Indonesia. "Di sini pemerintah harus dapat berperan dalam menetapkan kebijakan yang pro industri apalagi mereka yang sudah menanamkan modalnya di sini selama puluhan tahun," tutupnya.

INFLASI DAN HARGA CABAI

Posted by Mixed Fresh Info Rabu, 14 Juli 2010, under , , | 16 komentar
Menjelang bulan suci Ramadhan yang tidak lama lagi harga beberapa bahan kebutuhan pokok merangkak naik. Ibu rumah tangga pun menjerit seakan tidak kuasa menahan laju kenaikan harga bahan-bahan kebutuhan pokok dimana tarif dasar listrik pun telah dinaikkan oleh pemerintah. Kenaikan beberapa harga beberapa kebutuhan pokok yang tidak diimbangi dengan penghasilan yang meningkat membuat beberapa ibu rumah tangga harus ekstra keras mengatur keuangan keluarga agar cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup selama 1 bulan ke depan. Memang tidak mudah untuk dilakukan tapi apa daya masyarakat kecil yang paling merasakan dampak terbesar jika harga kebutuhan pokok naik.

Salah satu kebutuhan pokok yang melonjak tajam kenaikannya dan susah diprediksi adalah harga sayur mayur seperti cabai dan bawang merah. Akibat dari kenaikan harga cabai dan bawang merah ini adalah laju inflasi yang cukup tinggi sekitar 45,7 persen selama Juni 2010. Padahal biasanya faktor utama inflasi dipengaruhi oleh pergerakan harga beras. Namun menurut Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa kontribusi cabai kepada inflasi yang sangat besar selama beberapa bulan terakhir kemungkinan disebabkan kondisi cuaca yang tidak mendukung untuk produksi cabai dalam jumlah besar. Selain itu ia mengatakan bahwa kenaikan tarif dasar listrik (TDL) tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap laju inflasi (vivanews.com). Pemerintah boleh saja mengatakan bahwa tingkat inflasi bulan Juni 2010 mengalami peningkatan yang cukup tinggi karena kenaikan harga cabai tapi hal yang seharusnya menjadi perhatian pemerintah adalah bagaimana langkah yang harus diambil agar harga kebutuhan sayur mayur menjadi terkendali lagi. Karena pada dasarnya fluktuasi harga barang tersebut diakibatkan oleh kurangnya antisipasi dari pemerintah yang dibuktikan dari sistem distribusi barang yang kerap mengalami keterlambatan.