Perkembangan politik di daerah Garut ternyata masih hangat untuk diperbincangkan. Hal ini karena Wakil Bupati Garut yang juga artis, Dicky Chandra, sempat merasa kecewa dengan Bupati Garut, Aceng HM Fikri, bergabung dengan partai politik (parpol) Golongan Karya (Golkar) beberapa bulan lalu, namun kekecewaan tersebut bukan alasan utama mengundurkan diri dari jabatannya.

Seperti diketahui Dicky Chandra mencalonkan dirinya sebagai Wakil Bupati Garut pada pemilihan kepala daerah (pilkada) 2009 dari calon independen bersama-sama dengan Aceng HM Fikri, dan mereka berkomitmen pencalonannya tidak melalui parpol. Proses pencalonan kepala daerah yang berlangsung dua putaran, akhirnya Aceng dan Dicky terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati periode 2010-2015. Dalam pertengahan masa jabatan memimpin Kabupaten Garut, Aceng bergabung dengan Partai Golkar, sehingga menuai protes sebagian warga Garut.

Alasan yang dikemukakan oleh Dicky Chandra terkait pengunduran dirinya adalah karena ia mengakui, sebagai Wakil Bupati terlalu banyak keinginan untuk memberikan pemikiran dalam membangun Kabupaten Garut, namun ada keterbatasan mengambil kebijakan.