Varian hatchback Suzuki Swift hingga kini masih menjadi andalan Suzuki di berbagai belahan dunia. Hal ini dibuktikan dengan diluncurkannya Suzuki Swift Sport yang memiliki mesi natural aspirated 1.600 cc 4 silinder masih bertahan di balik kap mesin. Suzuki mengklaim Swift versi anyar itu menyuguhkan performa lain. Selain tenaga dan torsi yang bertambah besar, Swift versi anyar itu juga irit bahan bakar.
Ini ditandai dengan hasil pengujian internal menunjukkan, tenaga yang disemburkan mesin itu menjadi 135 daya kuda (dk) atau meningkat 10 dk dibanding versi reguler yang sebesar 125 dk. Torsi meningkat 12 Newton meter (Nm) dari 148 Nm menjadi 160 Nm.
Adapun konsumsi bahan bakar yang semula 7 liter untuk jarak 100 kilometer kini menjadi 6,4 liter untuk jarak yang sama. Sedangkan tingkat emisi CO2 kini tak lebih dari 147 gram per kilometer. Perubahan lainnya adalah peranti transmisi manual yang kini menggunakan 6 tingkat kecepatan. Sebelumnya, transmisi tersebut menggunakan 5 tingkat kecepatan. Perangkat itu dirancang khusus untuk Swift Sport dengan penambahan triple cone syncromesh, teknologi itu menjadi perpindahan gigi pertama ke gigi kedua jauh lebih sempurna.
Ini ditandai dengan hasil pengujian internal menunjukkan, tenaga yang disemburkan mesin itu menjadi 135 daya kuda (dk) atau meningkat 10 dk dibanding versi reguler yang sebesar 125 dk. Torsi meningkat 12 Newton meter (Nm) dari 148 Nm menjadi 160 Nm.
Adapun konsumsi bahan bakar yang semula 7 liter untuk jarak 100 kilometer kini menjadi 6,4 liter untuk jarak yang sama. Sedangkan tingkat emisi CO2 kini tak lebih dari 147 gram per kilometer. Perubahan lainnya adalah peranti transmisi manual yang kini menggunakan 6 tingkat kecepatan. Sebelumnya, transmisi tersebut menggunakan 5 tingkat kecepatan. Perangkat itu dirancang khusus untuk Swift Sport dengan penambahan triple cone syncromesh, teknologi itu menjadi perpindahan gigi pertama ke gigi kedua jauh lebih sempurna.